Menu

Hati-hati !! “UNTUNG”, Kata-kata yang dekat dengan kemusyrikan

27/11/2011 | Aqidah
Bagikan :

Bersyukurdanikhlas.comAssalamualaikum wr wb. Apa kabar saudara, sahabat dan kawan-kawan muslim di seluruh dunia?:-) Alhamdulillah semoga selalu diberikan kebaikan, selalu dalam indahnya nikmat iman dan islam. Amien.

Akhir-akhir ini saya melihat banyak hal dalam pergaulan saya dengan kawan-kawan baik itu di lingkungan masyarakat ataupun di lingkungan kampus, cenderung menggunakan kata-kata yang menurut saya itu cenderung dekat dengan kemusyrikan. Oleh karena itu maka pada kesempatan ini akan mengangkat tema tentang syirik.

Tentu kita semua telah sering mendengar kata ini namun pertanyaannya apakah kita mengetahui hakikat syirik serta bahayanya bagi tingkat keimanan kita. Banyak yang berkata syirik itu haram dan dosa besar namun tak sedikit dari kita yang terkadang tidak menyadari telah melakukan kemusyrikan. Maka dari itu marilah kita fahami makna yang sebenarnya.

Makna syirik
Syirik adalah suatu kepercayaan, sikap atau perbuatan yang menyamakan atau menyekutukan Allah dengan sesuatu selain Dia dalam hal yang merupakan kekhususan-Nya. Seperti menyembah sesuatu selain menyembah Allah, mensejajarkan Allah dengan oknum tertentu (tuhan anak dan tuhan ibu), berdoa memohon sesuatu kepada selain Allah, mengorbankan sesuatu (menyembelih kurban) untuk selain Allah dan sebagainya.

Padahal Allah berfirman, “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56).

Bahaya dan akibat syirik
Dalam surat Luqman 31 ayat 13, Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya menyekutukan Allah (syirik) adalah benar-benar kedzaliman yang besar”.

Oleh karena itu maka syirik tergolong sebagai dosa yg tak terampuni. Allah berfirman dalam QS. An Nisa ayat 48.
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.

Kemudian dalam QS. An Nisa ayat 116
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, Maka Sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya”.

Selain itu syirik juga dapat melenyapkan amal di sisi Allah dengan perkataan lain Allah SWT tidak mencatat amal perbuatan dari pelaku kesyirikan. Allah SWT berfirman :
“Seandainya mereka menyekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan” (QS. Al An’am : 88).

“Sesungguhya telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi sebelummu (Muhammad), jika kamu menyekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalanmu, dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”. (QS. Az Zumar : 65).

Dengan akibat sebagaimana tersebut di atas, maka oleh karena itulah syirik merupakan dosa yang paling besar. Rasulullah SAW bersabda :
“Maukah kalian aku beritakan tentang dosa yang paling besar? “Kami (sahabat) menjawab, ya, wahai Rasulullah!’beliau bersabda’ berbuat syirik kepada Allah dan durhaka kepada kedua orang tua”. (HR Bukhari dan Muslim).

Jenis syirik
Nabi SAW menggolongkan syirik menjadi 2 yaitu syirik besar dan kecil. Syirik besar itu seperti menyembah dan berdoa pada selain Allah misal pada jin kuburan dan berkurban untuk selain Allah baik itu dalam bentuk perbuatan (berdoa), niat dan kecintaan. Syirik kecil itu misalnya dalam bentuk perbuatan dan ucapan.

Dalam bentuk perbuatan misalnya melakukan riya’. hadis Rasul SAW :
“Yang paling aku takuti atas kalian adalah syirik kecil. Mereka bertanya, ‘wahai Rasulullah, apakah syirik kecil itu?, beliau menjawab : yaitu Riya”.

Syirik dalam bentuk ucapan misalnya bersumpah dengan selain nama Allah. Permasalahan yang saat ini muncul adalah banyaknya ungkapan atau kata-kata yang menjurus pada kemusyrikan.

Misalnya ungkapan,

  • UNTUNG ADA KAMU, KALO GAK ADA KAMU APA JADINYA AKU
  • Untung ada saya, kamu selamat!
  • Untung kamu menyelamatkan saya, kalo tidak saya bisa mati
  • Untung….bla bla bla.

Kata-kata atau ungkapan ini secara eksplisit bermakna bahwa ada kekuatan atau kehendak selain Allah SWT maha kuasa atas segala sesuatu. Ungkapan semacam ini telah banyak kita dengar baik itu dari sinetron, dari iklan dan dari media yang lain. Padahal hal ini dapat menjerumuskan kita kepada kemusyrikan. Alangkah baiknya sebagai rasa syukur kita mengucapkan kalimat hamdalah, alhamdulillahi robbil alamin.:-)

Demikian syirik dan dampaknya bagi kita umat mu’min. Semoga hidayah Allah senantiasa menyertai kita dimanapun kita berada sehingga kita benar-benar dapat dijauhkan dari dosa ini. Amien..Dan tak lupa kita untuk panjatkan istighfar mohon ampun jika Kita salah dan lupa :-).
Waallhu a’lam bishowab.

Wassalamualaikum wr wb

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
tags:
loading...

Related For Hati-hati !! “UNTUNG”, Kata-kata yang dekat dengan kemusyrikan

Authors

loading...

Kategori

Berlangganan via Email

Masukkan alamat email anda untuk berlangganan di blog ini, anda akan menerima pemberitahuan tulisan terbaru melalui email.

Join 1 other subscriber