Menu

Kisah Nyata..! Kenapa Saya Tidak Diperkosa..??!

30/05/2016 | Rahasia Sunnah
Bagikan :
ilustrasi korban pemerkosaan

sumber gambar : koransn

Bersyukurdanikhlas.com – Akhir-akhir ini kita semua dihebohkan oleh berita pemerkosaan yang berujung pada tewasnya para korban secara sangat tidak manusiawi.

Motifnya bermacam-macam, caranya pun bermacam-macam dan yang fenomenal adalah kasus pemerkosaan seorang karyawati yang meninggal dengan gagang cangkul yang menembus hati dan paru-parunya.

Oleh karena itu jangan heran, jika saya dan anda mendengar kata “perkosa”, “diperkosa”, atau “pemerkosaan” mungkin membuat anda sedikit ngeri atau merinding. Tentu menjadi keprihatihan kita bersama karena pelakunya adalah anak-anak yang masih ABG..!

Sangat perlu bagi kita membentengi kita dan keluarga kita agar dijauhkan dari ancaman tersebut. Salah satunya dengan membentengi diri kita dengan keimanan (baca : doa).

Mengutip dari halaman http://fachrizal1997.blogspot.co.id/, berikut ini sebuah kisah nyata bagaimana seorang wanita bisa terhindar dari pemerkosaan dengan mengamalkan doa salahsatunya membaca Ayat Kursi.

Sebuah kisah yang menarik yang bisa menambah spirit iman kita, sehingga rasa ragu dalam mengamalkan sunnah akan hilang.

sumber gambar : ludmadani.deviantart.com

Kisah Nyata ini terjadi di USA. Tentang seorang wanita dari Malaysia yang bekerja di USA. Dia berjilbab dan memiliki akhlak yang bagus, suka membaca Ayat Kursi.

Suatu malam perempuan ini dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat kerjanya. Kebetulan dia mengambil jalan pintas untuk pulang. Jalan yang dilalui pula agak sunyi tidak banyak orang yang melalui jalan itu.

Oleh karena hari sudah lewat malam, berjalan di jalan yang agak gelap membuat dia agak gelisah dan rasa takut. Lebih-lebih lagi dia berjalan sendirian.

Tiba-tiba tampak ada seseorang lelaki (kulit putih Amerika) bersandar di dinding di tepi lorong itu. Dia sudah mulai rasa takut, cemas dan gelisah. Apa yang dia perbuat waktu itu adalah berdo’a kehadirat Allah memohon keselamatan atas dirinya. Dia baca ayat kursi dengan penuh pengharapan agar Allah membantu dia saat itu.

Waktu dia melewati tempat lelaki itu bersandar, dia sempat menoleh dan dapat mengecam muka lelaki itu. Nasib baik, lelaki itu tidak berbuat apa-apa dan perempuan ini selamat sampai ke rumahnya.

Keesokan paginya, wanita ini membaca dalam surat kabar yang seorang perempuan telah diperkosa oleh seorang lelaki yang tidak dikenali dekat lorong yang dia lalui semalam hanya 10 menit selepas dia melintasi lorong tersebut. Muslimah ini yakin benar lelaki bule yang dia lihat semalam adalah pemerkosa itu.

Atas rasa tanggung jawab, dia terus ke kantor polisi dan membuat laporan. Wanita ini dapat mengenal kronologi kejadian sewaktu malam tadi, polisi dapat bukti bahwa lelaki tersebut adalah pemerkosa yang dicari.

Tapi perempuan ini heran juga kenapa lelaki tadi tidak menjadikan dia mangsa ketika dia melalui lorong tersebut padahal dia sendirian ketika itu, wanita ini meminta kebenaran kepada pegawai polisi yang bertugas untuk bertanya sedikit soal si pemerkosa tadi, polisi memberi izin kepadanya untuk bertanya kepada si pemerkosa.

Perempuan bertanya: “why don’t you do anything to me on that night even though you know that I’m alone?” (kenapa Anda tidak melalukan apa-apa terhadap saya malam itu walaupun Anda tahu saya sendirian saja di sana).

Pemerkosa itu menjawab: “no, you are not alone, that night I saw two young man walking with you. One your right side and the other one was by your left. If you werw alone of course you will be my victim.” (tidak, kamu tidak sendiri, malam itu saya lihat ada dua orang lelaki berjalan dengan mu. Seorang sebelah kanan dan seorang lagi sebelah kiri kamu. Kalau kamu seorang diri malam itu, sudah pasti kamu jadi mangsa saya.”

Wanita ini merasa terkejut, mendengar penjelasan si pemerkosa. Dia bersyukur kehadirat Allah karena memelihara dia malam itu, mungkin juga berkat ayat Kursi yang dia baca malam itu.

“Barangsiapa membaca ayat Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga Subuh. Barangsiapa yang membaca ayat Kursi ketika dalam kesempitan, niscaya Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya.” [Dari Abdullah Bin ‘Amr r.a]

Semoga setelah membaca kisah di atas, kita menjadi hamba yang istiqomah mengamalkan Ayat Kursi. Aamiin. Jika artikel ini dirasa bermanfaat, jangan lupa untuk men-share ke teman, sahabat dan orang-orang yang kita cintai. terimakasih.

Bagikan ke teman anda :
  • 85
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    85
    Shares
loading...

Related For Kisah Nyata..! Kenapa Saya Tidak Diperkosa..??!

Authors

loading...

Kategori

Berlangganan via Email

Masukkan alamat email anda untuk berlangganan di blog ini, anda akan menerima pemberitahuan tulisan terbaru melalui email.

Join 1 other subscriber